Saturday, February 6, 2010

Miliki Hunian Impian dengan KPR BRI

Jakarta, 4 November 2009 11:56
Bank BRI memberikan kemudahan dalam kepemilikan produk properti melalui KPR. Jika membeli properti sekarang, maka Anda akan mendapat keuntungan ganda.

Ada kabar baik untuk nasabah perbankan di Tanah Air, yakni penurunan BI rate. Dampaknya: perbankan mulai merespon dengan menurunkan suku bunga kredit kepemilikan rumah (KPR). Bank BRI, awal Oktober 2009, mengeluarkan Program Akhir Tahun KPR dengan memberikan suku bunga KPR sebesar 6,9% fixed selama satu tahun. Program ini hanya berlaku sampai akhir tahun 2009. Penurunan suku bunga akan menjadi rangsangan bagi konsumen untuk mengajukan KPR. Maklum, hampir sebagian besar pembelian tempat tinggal masih mengandalkan perbankan sebagai sumber pembiayaan.

Bayangkan, BRI memberikan kemudahan KPR sampai 6,9%. Inilah saat yang paling tepat untuk membeli produk properti dengan bunga yang menarik. Entah itu rumah, apartemen, rusunami, condontel, ruko, maupun rukan. Bank BRI juga melakukan kerja sama dengan beberapa developer ternama dengan 250 proyek properti yang menarik di seluruh Indonesia. Hal ini dimaksudkan agar konsumen mudah memiliki produk properti yang diinginkan.

Di samping itu, dengan membeli produk properti, secara tidak langsung Anda melakukan investasi. Artinya, jika ingin dijual kembali, maka Anda akan mendapatkan keuntungan (capital gain).
Bagi Anda yang ingin mengikuti program ''KPR Akhir Tahun 2009'', dapat menghubungi Kantor Cabang dan Kantor Cabang Pembantu terdekat. Khusus untuk pelayanan KPR BRI, Bank BRI menyediakan 50 SKK (Sentra Kredit Konsumer) di Jakarta, Surabaya, Medan, Bandung, Denpasar, Makassar, Manado, dan akan terus bertambah pada 2010. Hal ini dimaksudkan untuk memudahkan konsumen memiliki hunian yang diinginkan.
AP

logo info bri (DOK. BRI)

KETENTUAN UMUM - Tujuan: 1. Pembelian baru dan bekas 2. Pembangunan 3. Renovasi 4. Take over
- Objek yang dibiayai : 1. Rumah 2. Apartemen 3. Rusunami 4. Condotel 5. Ruko 6. Rukan
- Plafon kredit: sampai dengan Rp 5 milyar - Jangka waktu: sampai dengan 20 tahun - Usia maksimal pada saat jatuh tempo: - Pegawai : 55 tahun atau usia pensiun (sesuai ketentuan) - Guru/dosen: 60 tahun - Profesional/wiraswasta: 65 tahun
- Asuransi: - Asuransi jiwa dan asuransi kerugian - Agunan: sertifikat hak milik, sertifikat hak milik rumah susun, sertifikat hak guna bangunan
- Suku bunga : - fixed and floating - Suku bunga mulai dari 6,90% pa fixed 1 tahun pertama - Uang muka mulai dari 10%


logo interaktif

Tertarik program KPR BRI?

Tanya: Saya tertarik dengan program Kredit Pemilikan Rumah BRI, khususnya untuk renovasi rumah. Yang ingin saya tanyakan: apa syarat agunan untuk KPR? Jika agunan saya berupa hak guna bangunan (HGB) dan sertifikat biasa, maka untuk pijaman sekitar Rp 120 juta, berapa besar nilai pinjaman yang harus saya agunkan?
Simon Prayoga Jakarta, Ciputat

Jawab:
Syarat agunan KPR adalah berupa hak milik (SHM, SHMSRS) atau hak guna bangunan (SHGB) atas pribadi/suami/istri/orangtua/anak. Apabila agunan berupa SHGB, maka jangka waktu KPR selambat-lambatnya 1 (satu) tahun sebelum jatuh tempo SHGB. Untuk renovasi, BRI menilai dari RAB (rencana anggaran biaya) renovasi, dan BRI memberi pinjaman maksimal sebesar 80% dari RAB tersebut, dengan tetap memperhitungkan kemampuan bayar calon debitur.

No comments:

Post a Comment

KPR BRI SYARIAH

Fitur Produk KPR iB BRIS

Sempurnakan hidup anda dengan mewujudkan rumah idaman

BRISyariah membantu mewujudkan rumah idaman melalui Kepemilikan Rumah BRISyariah iB

Kepemilikan Rumah (KPR) BRISyariah iB dengan skim pembiayaan secara jual beli (murabahah) mewujudkan keinginan Anda memiliki rumah di lokasi yang strategis, proses yang relative cepat, syarat mudah, margin kompetitif dan sesuai syariah.

Tak hanya memiliki rumah, berbagai keperluanpun dapat dipenuhi dengan KPR BRISyariah iB

Nikmati fasilitas yang diberikan untuk pembelian, pembangunan, renovasi rumah/apartemen/ruko/rukan dengan angsuran tetap sepanjang jangka waktu pembiayaan

MANFAAT

  • Fleksibel untuk beli rumah /apartemen baru atau second, pembangunan rumah, Ruko, Rukan
  • Jangka Waktu hingga 15 tahun
  • Uang Muka ringan
  • Bebas menentukan besaran cicilan sesuai kemampuan
  • Uang muka ringan
  • Cicilan tetap dan meringankan selama jangka waktu
  • Biaya administrasi terjangkau
  • Bebas pinalti untuk pelunasan sebelum jatuh tempo

SYARAT DAN KETENTUAN

  • Warga Negara Indonesia
  • Karyawan tetap/professional/pengusaha
  • Lama bekerja/berusaha minimal 2 tahun
  • Usia minimal 21 tahun
  • Memenuhi syarat kelayakan yang ditetapkan BRISyariah
  1. Akad KPR
    Murabahah
  2. Plafond
    1. Minimal : 25 Juta
    2. Maksimal : 3,5 Milyar
  3. Jangka Waktu Pinjaman KPR
    Minimal : 1 Tahun
    Maksimal : 15 Tahun
    1. Maksimum 15 Tahun, untuk KPR iB yang bertujuan :
      1. Pembelian Rumah dan Apartemen
      2. Pembelian Bahan Bangunan untuk Pembangunan Rumah Baru
    2. Maksimum 10 Tahun
      1. Pembelian Rumah Toko dan Rumah Kantor dengan jaminan fixed asset.
      2. Pembelian Bahan Bangunan untuk Renovasi Rumah
      3. Take over pinjaman investasi dari Bank Konvensional
    3. Maksimum 5 Tahun
      Khusus untuk pembelian tanah kosong sebagai persiapan untuk pembangunan rumah
  4. Biaya yang dibebankan kepada Nasabah
    1. Biaya Administrasi
    2. Biaya Notaris
    3. Biaya Pengikatan jaminan
    4. Biaya Asuransi :
      1. Asuransi Jiwa Pembiayaan, premi asuransi di bayar di muka, sesuai jangka waktu pembiayaan
      2. Asuransi Kebakaran, premi dibayar setiap tahun atau dibayar secara langsung sesuai jangka waktu Pembiayaan
    5. Biaya Appraisal
    6. Biaya Materai
  5. Umur nasabah
    1. Golongan berpenghasilan tetap :
      1. Minimum 21 Tahun atau sudah menikah
      2. Maksimum usia pensiun (55 tahun)
    2. Profesional / pengusaha:
      1. Minimum 21 Tahun atau sudah menikah
      2. Maksimum 65 Tahun
  6. Uang Muka

    TUJUAN KPR iB

    Maksimum Pembiayaan Bank (Bank finance)

    Pembelian Rumah

    1. Baru : Maksimum 10%

    2. Lama; Maksimum 20%

    Pembangunan

    Rumah

    1. Maksimum 20% x Rencana Anggaran Biaya atas rumah/ruko/rukan

    2. Penarikan secara bertahap sesuai progress, maksimal selama 6 bulan

    Renovasi Rumah

    1. Uang Muka 0%

    2. Penarikan secara bertahap berdasarkan progress, maksimal 6 bulan

    Take over Pembiayaan Rumah

    O%

    Pembiayaan Tanah di real estate

    Maksimum 30%

    Pembiayaan Tanah Non Developer/non Real Estate

    Maksimum 30% dari nilai tanah dengan lokasi yang strategis dan mudah dijual

    Pembiayaan Apartemen

    Maksimum 30% dari harga penawaran pengembang (developer) atau 20% nilai taksiran yang ditetapkan penilai jaminan bank.

    Pembelian/Pembangunan/ Renovasi Ruko/Rukan

    Maksimum 30% dari harga penawaran pengembang (developer) atau 20% nilai taksiran yang ditetapkan penilai jaminan bank.

  7. Repayment Capacity yaitu ratio angsuran terhadap take home pay tidak boleh melebihi (maksimal) 35% dari Take Home Pay.